Baby Alien itu bernama Max Verstappen

Baby Alien itu bernama Max Verstappen Apabila di MotoGP kita mengenal Marc Marquez yang mendapat julukan The Baby Alien alias bukan manusia tetapi makhluk dari galaxi lain karena dengan usia yang masih remaja sudah mampu memecahkan record demi record secara fenomenal, maka di lintasan F1 kita mengenal Max Verstappen seorang remaja berbakat yang di elukan bakal menjadi next Schumacher. Kenapa anak ini sangat istimewa? Mari kita tinjau sepak terjangnya.

Anak pembalap F1

Buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya begitu peribahasa bilang, dan ini terbukti pada Max Verstappen. Mendengar nama Verstappen maka kita akan ingat nama Jos “The Boss” Verstappen yang membalap di F1 periode sekitaran tahun 1994-2003, iya benar sekali Max adalah putra dari Jos pembalap asal Belanda tersebut. Max sendiri mendapat aliran darah balap tidak hanya dari ayahnya yang pembalap F1 tetapi juga dari ibunya Sophie Kumpen, yang seorang pembalap GO Kart asal Belgia juga dari paman nya Anthony Kumpen yang seorang pembalap NASCAR! Wah sadis ….! Dalam darah Max ternyata mengalir gen seorang pembalap sejati!

Pembalap termuda pemecah Record  

Sejumlah catatan rekor baru dicetak oleh Max dalam usia yang sangat muda yaitu :

Pembalap termuda sepanjang sejarah F1 : 17 Tahun 166 hari

Pertama kali turun membalap sebagai driver resmi F1 di Australia GP 2015 di tim Scuderia Toro Rosso.

Pembalap termuda yang mampu memimpin lap pada balapan F1

Pembalap termuda yang melakukan fastest lap

Pembalap termuda yang mampu menetak angka

Pembalap termuda yang mampu meraih podium

Pembalap termuda yang mampu meraih kemenangan

Melihat catatan tersebut tentu saja itu semua baru awal dari seorang Max karena dimasa depan dia siap bersaing dengan nama nama besar seperti Lewis Hamilton dan Sebastian Vettel, kita tunggu record record berikutnya, Great Jobs Max!!

Dipinang Team kelas Wahid

Setelah membalap full season bersama STR di 2015 Max mendapat akses ke team kelas atas Red Bull Racing pada balapan Spanyol tahun 2016 untuk menggantikan Daniil Kvyat yang pada balapan sebelumnya mengacaukan balapan dengan gaya balapnya yang sruntulan, dan acap kali merugikan team.

Max masuk kerja pada hari Jumat pas free practise GP Spanyol dan kemudian keajaiban pun kembali terjadi ! Max memenangkan balapan pada hari Minggunya dan menjadi  Pembalap termuda yang mampu meraih kemenangan di GP F1, Luar Biasa !

Memenangkan award penting

Pada musim pertama membalap di F1 Max sudah mampu meraih hasil gemilang diantaranya dia memenangkan award berikut :

  • Rookie of the Year
  • Personality of the Year
  • Action of the Year : Menyalip Felipe Nasr dari sisi luar tikungan Blanchimont di Belgian Grand Prix.

Wow Luar Biasa ! pada musim debutnya aja Max udah bikin prestasi memukau! Dan tentu saja itu bukan award terakhir karena ke depan pastinya Max akan lebih kuat lagi.

Menjadi incaran Team besar lain

Menjadi pembalap muda dan berbakat tentu saja membuat team lain merasa kesengsem dan tentu saja Max mendapat atensi lebih dari team team kelas wahid F1 diataranya adalah Ferrari. Ferrari sendiri sedang mencari pembalap muda untuk menggantikan kursi Kimi Raikonen yang sudah mulai dimakan usia dan tidak konsisten. Pada musim balap 2017 Red Bull sering dilanda masalah teknis pada mobilnya dan menyebabkan Max menjadi kurang kompetitif bahkan sering DNF dan hanya meraih klasemen posisi 6. Tetapi kesepakatan antara Ferrari dan Max gagal karena Red Bull masih mempertahankan posisi Max dan menjanjikan mobil yang lebih kompetitif di tahun 2018.

Kita tunggu prestasi berikutnya dari The Baby Alien Max Verstappen di musim 2018 ini.