Drama berlanjut di GP Austria

Drama berlanjut di GP Austria Setiap gelaran F1 memang menyuguhkan drama drama menarik tidak terkecuali GP Austria yang baru saja dilangsungkan. Ada yang berjaya ada juga yang tertimpa sial, membuat perburuan mahkota juwara menjadi makin seru untuk diikuti sampai akhir musim. Lewis Hamilton yang sedang memimpin klasemen menaruh harapan semakin memperjauh gap antara Vettel, juga pembalap dan tim lain siap berjibaku meraih tambahan angka,  bagaimana keseruannya mari kita ikuti.

Sang Juwara

Balapan di Austria ini sendiri dimenangkan oleh team kampung setempat yaitu Red Bull Racing melalui pembalap muda brilian mereka Max Verstappen. Memulai balapan dari grid 4 tidak mengendorkan Max untuk memacu mobilnya menjadi yang tercepat. Ini adalah kemenangan pertama Red Bull di kampung halaman serta menjadi obat dahaga Max yang memulai musim ini dengan cukup berat. Kemenangan ini juga merupakan kemenangan pertama musim ini bagi Max serta ke 4 sepanjang karirnya dan mendekatkan poin Max tinggal 3 poin dari team mate nya Dani Riciardo, sebuah capaian yang membanggakan.

Kemenangan max ini tak lepas dari 2 mobil Mercedes yang menguasai front row secara dramatis mogok karena masalah teknis. Berkah tersendiri bagi Max dan Red Bull bisa meraih hasil maksimal dari race kali ini.

Ferrari melejit

Ferrari sendiri sangat diuntungkan dari hasil race kali ini karena kedua pilot mereka bertengger di podium Raikkonen 2 dan Vettel 3 dan melejitkan poin Ferrari terutama Vettel melampaui poin Hamilton dengan 146 poin dan memuncaki klasemen sementara dimusim ini.

Ini menandakan dominasi Mercedes dan Hamilton sedikit tergerus dan memunculkan kontender juwara lain, dipastikan sisa musim ini akan sangat ketat sampai akhir.

Mercedes kiamat

Ini merupakan race paling kelabu bagi Mercedes karena kedua pembalap mereka DNF karena masalah teknis, padahal mereka memulai dari front row dengan Bottas sebagai pemegang Pole. Hasil ini juga menggeser Hamilton sebagai pemuncak klasemen oleh Vettel, sangat jarang mobil Mercedes terkendala teknis, mobil Bottas mengalami masalah teknis yang memaksanya retire di lap ke 53.

Yang terjadi pada Hamilton lebih mengenaskan lagi karena setelah pitstop yang buruk karena ban yang digunakannya lambat dalam menyesuaikan temperatur lintasan dan membuat mobilnya melambat selanjutnya mobil dia kehilangan tekanan bahan bakar dan membuatnya harus retired di lap ke 62. Big Lost buat Hamilton karena dengan begitu Vettel yang merupakan pesaing terdekatnya menyalip poin di klasemen.

Baca : Perjalanan Karir Legenda Formula 1, Jacques Villenueve

Finis komplit

Team medioker mendapat angin segar di Austria kali ini, sebut saja Haas F1 Team, Sahara Force India dan Alfa Romeo Sauber mampu mendaratkan kedua pilot mereka di zona poin. Tentu ini merupakan suntikan poin penting karena persaingan balap F1 memang sangat susah dan hanya 10 mobil terdepan yang mendapat poin.

Balapan berikut yang makin ketat

Capaian team team pada balapan Austria kali ini menjadi pijakan untuk balapan berikutnya di Silverstone Inggris. Melihat model track klasik dan besar seperti Silverstone dibutuhkan kondisi mobil ekstra prima juga menuntut kebugaran dari para pembalap hanya team yang benar benar siap bisa menang di sirkuit tua ini.

Mercedes harus kembali menang kalau masih menginginkan trophy juwara musim ini apabila sampai kalah lagi dari Ferrari bisa bisa ini menjadi titik balik dimana seterusnya bisa kembali Ferrari yang akan mendominasi mengingat Vettel yang makin perkasa.

Kita tunggu drama drama menarik lainnya dari lintasan F1.