Kutukan Jacques Villeneuve di GP Monaco

Kutukan Jacques Villeneuve di GP Monaco. Kehadiran sosok bernama Jacques Villeneuve dalam dunia adu balap pasti telah dikenal dan diketahui oleh banyak orang. Seorang laki-laki kelahiran sebuah kota bernama Saint Jean Sur Richelieu di Kanada ini merupakan atlet balap mobil yang telah ikut serta dalam aneka ragam turnamen balap sejak 1994.

Perjalanan karir anak dari pembalap Joseph Gilles Henri Villeneuve ini dapat dibilang sangat menarik. Selama kurang lebih 24 tahun kehidupan pekerjaannya sebagai seorang pembalap, Jacques Villeneuve telah melakukan banyak peralihan jenis lomba balap. Tercatat pada tahun 1994 hingga tahun 1995, Jacques tergabung pada turnamen adu balap mobil dengan jenis roda terbuka.

Berlanjut pada tahun 1996 hingga tahun 2006, Jacques Villeneuve beralih dari turnamen sebelumnya menuju ajang perlombaan Formula 1 atau yang biasa dikenal dengan sebutan F1. Setelah itu, pria yang memiliki usia 46 tahun ini, mengambil keputusan untuk keluar dari turnamen Formula 1 dan memilih bergabung pada ajang perlombaan Nascar.

Kutukan Jacquess Villeneuve di GP Monaco

Pada tempat kegiatan mengadu kecepatan tersebut, Jacques Villeneuve telah mengikuti aneka ragam seri lomba, misalnya Nascar dengan seri bernama truk, Nascar dengan seri bernama piala, Nascar dengan seri bernama Xfinity, dan Nascar dengan seri bernama Kanada.

Jacques tergabung dalam turnamen Nascar ini tercatat dari tahun 2007 hingga tahun 2013. Akan tetapi, di tengah-tengah musim permainan antara seri-seri pada Nascar, Jacquess Villeneuve kembali menguji dirinya sendiri dengan mencoba mengikuti ajang perlombaan bernama 24 hours of le mans. Pada turnamen adu balap tersebut dapat juga disebut dengan Grand Prix of Endurance.

Ajang 24 hours of le mans telah dilaksanakan sejak tahun 1923 yang bertempat di kota Le Mans, propinsi Sarthe, di Perancis. Balapan yang diakomodasi oleh sebuah kelompok bernama Automobile Club de l’Ouest tersebut dilaksanakan dengan melakukan adu kecepatan antara beberapa pembalap yang diselenggarakan pada sebuah sirkuit khusus, biasanya jalur lalu lintas publik yang tertutup, dan digunakan untuk menguji kemampuan dari suatu mobil balap serta kekuatan pengemudinya, apakah mampu untuk mempertahankan diri dalam rentang waktu tertentu (selama kurun masa 24 jam).

Jacques Villeneuve sempat turut serta dalam turnamen 24 hours of le mans ini selama dua tahun, yaitu pada tahun 2007 dan tahun 2008, serta berhasil memperoleh kemenangan pertama dan satu-satunya dengan meraih posisi ke dua yang diraih pada tahun 2008 saat dirinya masih tergabung dalam tim bernama Peugeot.

Kemudian, Jacques Villeneuve kembali mencoba peruntungannya dengan kembali pada ajang Indicar, yaitu perlombaan adu balap dengan mobil yang berjenis roda terbuka. Jacques Villeneuve berulang ke masa lalunya dengan mempelajari kembali turnamen yang menjadi arena debut bagi dirinya sebagai seorang pembalap.

Akan tetapi, tidak bertahan lama pada jenis balapan yang khas dari Amerika Serikat, Jacques meyakinkan dirinya untuk memilih beralih pada ajang Formula E. Saat terjun dalam turnamen-turnamen tersebut, Jacques sempat merasakan adanya kutukan dalam perlombaan.

Pengalaman tersebut ia dapatkan saat berlaga di GP Monaco yang merupakan salah satu dari sirkuit yang terkenal di dunia. Dirinya mengakui bahwa sebelum turnamen berlangsung, Jacques tidak akan bisa memperoleh tidur atau istirahat yang cukup karena keramaian warga kota.

Dengan kondisi tubuh yang kurang maksimal, pembalap itu harus melintasi trek sirkuit di Monaco yang sangat menegangkan terutama di tikungannya. Situasi tersebut merupakan hal terburuk yang mampu dialami oleh pembalap sehingga Jacques menggambarkannya sebagai neraka. Hasilnya, Jacques Villeneuve ini harus memiliki persiapan yang sangat ekstra untuk menghadapi kutukan-kutukan di GP Monaco tersebut.

 

BACA JUGA: Pembalap Formula 1 Jacques Villeneuve Keluar Dari Turnamen, Ada Apa?

1 thought on “Kutukan Jacques Villeneuve di GP Monaco”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *